Rasulullah Pun Tawarkan Bantuan kepada Pembantu
Dari tutur kata Rasululullah Shallallahu Alaihi Wasallam terlihat bahwa beliau tidak memandang pembantu sebagai warga kelas 2.
كَانَ النَّبِي صلى الله عليه وسلم مِمَّا يَقُوْلُ لِلْخَادِمِ: أَلَكَ حَاجَةٌ؟ -أحمد
Artinya: Dari apa-apa (yang banyak) dikatakan Nabi Shallallahu Alaihi
Wasallam kepada pembantu beliau,”Apakah engkau memerlukan sesuatu?”
(Riwayat Ahmad, dihasankan oleh Al Hafidz As Suyuthi)
Dalam periwayatan yang lengkap disebutkan bahwa Rasulullah
Shallallahu Alaihi Wasallam menawarkan bantuan kepada pembantu beliau,
hingga suatu saat sang pembantu menjawab,”Saya memerlukan agar Anda
memberi syafaat untuk saya di hari kiamat.” Dan Rasulullah pun
mengiyakan, namun meminta kepada pembantu beliau itu untuk memperbanyak
sujud.
Ibnu Arabi menyatakan bahwa hadits ini
menunjukkan kesempurnaan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dalam
segala persoalan (Faidh Al Qadir, 5/229). Bagaimana tidak, perkataan
yang biasa disampaikan oleh pembantu kepada majikan seperti,”Ada yang
perlu saya lakukan?”, “Ada yang bisa saya bantu?” atau ungkapan lainnya
malah disampaikan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam kepada pembantu
beliau.
Nah, jika Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam amat memuliakan
pembantu dan tidak merendahkan mereka, bagaimana dengan sikap kita
terhadap pembantu?
No comments:
Post a Comment